Lazio Dan Peluang Emas Tiga Poin

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Di awal musim ini, tentu tidak ada yang mengira Lazio akan bersaing di papan atas. Setelah menjalani musim yang cukup naik-turun musim lalu dan disertai hengkangnya Stefano Pioli, Aquile tentu berada di posisi yang kurang baik untuk bisa bersaing dengan tim papan atas. Terlebih, mereka 'hanya' dilatih oleh Simone Inzaghi--setelah Marcelo Bielsa mengundurkan diri beberapa hari pasca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru mereka.

Namun, kenyataan yang terjadi justru berbeda. Lazio saat ini hanya berselisih satu poin dari zona Liga Champions. Pendapat publik yang sempat tidak menggubris peluang mereka untuk bisa lolos ke Eropa pun perlahan mulai hilang. Lazio seakan kini mulai kembali ke status mereka sebagai tim tradisional Italia yang bersaing di papan atas klasemen untuk lolos ke Eropa.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Secara penampilan keseluruhan, Lazio memang menunjukkan peningkatan dan bisa dibilang cukup baik. Namun, ada satu masalah yang mungkin sedikit menghinggapi mereka. Anak asuh Inzaghi sejauh ini kurang bisa tampil baik ketika menghadapi tim papan atas. Melawan tim di lima besar, Lazio mencatatkan tiga kekalahan dan sekali seri. Belum lagi kekalahan 3-0 dari Internazionale di pertandingan terakhir mereka di 2016. Tentu itu kian memperburuk catatan Lazio atas tim-tim besar Italia.

Bila melihat skuat mereka, Lazio memang pantas bila berduel dengan tim-tim papan atas untuk memperebutkan spot Eropa. Ciro Immobile kembali tajam pasca direkrut secara permanan di awal musim dengan raihan sembilan gol dari 18 pertandingan. Felipe Anderson dan Keita Balde memberikan ancaman dari sisi sayap dengan kemampuan dribel keduanya. Belum lagi Sergej Milinkovic-Savic dan Senad Lulic yang juga bisa menjadi ancaman bagi gawang lawan. Inzaghi bisa dibilang memiliki skuat yang cukup baik untuk bisa bersaing di papan atas.

Satu hal yang bisa dimanfaatkan oleh Inzaghi bila kerap kesulitan melawan tim besar adalah dengan memaksimalkan pertandingan melawan tim yang lebih kecil. Lazio musim ini mencatatkan beberapa kemenangan yang cukup meyakinkan seperti 4-1 melawan Cagliari, 2-0 melawan Empoli, dan 3-0 melawan Pescara. Raihan kemenangan tersebut tentu bisa menjadi senjata utama Lazio bila ingin terus bersaing di papan atas namun kesulitan melawan tim-tim yang lebih besar dari mereka.

Malam nanti, Lazio akan menghadapi Crotone. Inipun bisa menjadi momen yang sempurna bagi Lazio untuk kembali mendekatkan selisih poin dengan Napoli--yang baru saja meraih kemenangan atas Sampdoria. Dengan status sang lawan sebagai tim promosi, seharusnya Lazio bisa menjadikan pertandingan pertama mereka di 2017 ini sebagai ajang mendapat tiga poin. Asalkan Inzaghi bisa memastikan kaki anak asuhnya tetap menjejak bumi, maka laga melawan Crotone seharusnya menjadi pertandingan dimana Lazio bisa dengan mudah mendapatkan tiga poin.

Pertandingan Lazio melawan Crotone akan ditayangkan secara live di supersoccer tv pada hari minggu, 8 Januari 2017 pukul 21.00. Saksikan pertandingan-pertandingan Serie A lainnya dengan mendaftarkan diri anda sebagai anggota Supersoccer.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,