3-klub-paling-top-dunia-saat-ini

3 KLUB PALING TOP DUNIA SAAT INI


Ada banyak klub besar di dunia, namun saat ini hanya ada 3 klub yang memiliki prestasi seimbang baik di lapangan maupun secara ekonomi. Ketiga klub yang saya maksud adalah Real, Barca, dan Bayern Muenchen. Indikatornya jelas; hanya ketiga klub ini yang memiliki power untuk tidak menjual pemain yang berada dalam kontrak mereka. Messi contohnya,  tidak akan dijual Barca walau tawaran datang sebesar apapun. Begitu juga saat Lewandowski dipinang Real atau saat Manchester United bersedia membayar harga gila-gilaan untuk seorang Mueller (100 juta Euro!), Bayern dengan santainya menolak. Menurut Mourinho tidak perlu mencoba mendekati pemain-pemain bintang yang dimiliki Real, Barca dan Bayern. Percuma, karena ketiga klub ini memiliki segalanya; kuat secara finansial sekaligus berprestasi di tingkat nasional dan Liga Champions. Tidak ada alasan bagi pemain bintang untuk pindah karena baik secara finansial maupun prestasi ketiga klub tersebut paling menjanjikan di dunia.


Mungkin diantara pembaca ada yang mempertanyakan mengapa Manchester United ataupun Juventus tidak termasuk dalam daftar mega super elite ini. Sebuah 'gugatan' yang sah-sah saja. Bukankah Manchester United adalah klub terkaya dunia dengan pemasukan tertinggi (hampir 700 juta Euro)? Bukankah Juventus telah menjuarai Seri A lima tahun terakhir? Betul sekali, namun yang menjadi kriteria utama adalah  ballance antara prestasi lokal maupun internasional di satu sisi dan prestasi keuangan di sisi yang lain. Hanya Real, Barca, dan Bayern yang memenuhi semua kriteria tersebut. Pemasukan Juve "hanya" 341 juta Euro dan dalam kurun 5 tahun terakhir hanya sekali tampil di final Liga Champions dan kalah. 'Kasus' MU lebih jelas; walau kaya raya, MU hanya sekali mampu menjuarai EPL dan bahkan sama sekali tidak mencapai babak semifinal di kancah Liga Champions dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. 

Bayern Muenchen

Walau sudah termasuk di jajaran klub elite dunia sejak lama, harus diakui Bayern meroket drastis dalam kurun waktu satu dasawarsa  terakhir. Empat musim terakhir mereka mampu menjuarai Bundesliga dan musim ini pun juara sudah diambang mata (10 poin di depan posisi runner up liga saat ini). Keperkasaan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Bundesliga. Menurut majalah Sport Bild, dalam 5 tahun terakhir Bayern mengumpulkan 103 poin lebih banyak ketimbang pesaing terdekat mereka, BVB Dortmund. Gila! 

Di kancah Liga Champions Bayern juga berjaya. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir Bayern selalu masuk semi final dan dua kali masuk final serta sekali juara. Tidak heran bahwa dalam satu dasawarsa terakhir setiap (!) home game maupun away game Bayern Muenchen selalu full. 

Secara ekonomi Bayern sungguh luar biasa. Saya sangat menghormati kemampuan manajemen Bayern mengingat tidak seperti Real dan Barca yang banyak mendapatkan kemudahan dari pemerintah Spanyol, pemerintah Jerman sama sekali tidak membantu Bayern. Selain itu, ada satu fakta menarik yang mendemonstrasikan efisensi manajerial Bayern; dengan pemasukan yang mendekati 600 juta Euro manajemen 'hanya' mengeluarkan 44 % untuk gaji pemain. Bandingkan dengan Barca yang mengeluarkan 60% untuk pemain dan Real yang mengeluarkan bahkan 70% untuk pemain. Not bad, Bayern!


REAL MADRID

Menurut Bos Bayern, Karl Heinz Rummenigge, hanya Real yang berada di atas Bayern saat ini. Sebuah pernyataan yang cukup fair mengingat Real juga selalu mampu masuk semifinal Liga Champions dalam 5 tahun terakhir dan bahkan dua kali masuk final dan juara. Pemasukan Real juga diatas Bayern; 620 juta Euro. Memang harus diakui ada perbedaan diantara keduanya, namun tidak banyak.


Barcelona

Walau pemasukan Barcelona juga 620 juta Euro, prestasi Barca di kancah Liga Champions akhir-akhir ini  dibawah Real dan Bayern. Walau berhasil menjuarai Liga Champions pada tahun 2015,  Barca dua kali tidak berhasil melaju hingga babak semi final. Defisit tipis di Liga Champions ini dikompensasi Barca dengan menjuarai La Liga sebanyak tiga kali dalam  lima tahun terakhir.  


Bottom Line

Kesimpulan yang bisa diambil adalah perbedaan yang ada diantara 3 klub mega elite ini tidak besar. Selain prestasi baik di liga nasional maupun Liga Champions, ketiga klub ini mendemonstrasikan kebesarannya dengan tidak sudi menjual (dan tidak butuh untuk menjual) pemain bintang mereka walau tawaran setinggi langit menghampiri. 


Salam Super Soccer,


@coachtimo 

TIMO

Timo Scheunmann adalah pelatih sepakbola asal Jerman yang lahir di Indonesia. Saat ini ia melatih di Periba Balikpapan..