peta-kekuatan-epl-part-two

PETA KEKUATAN EPL - PART TWO

Setelah sebelumnya membahas kekuatan Arsenal, Spurs, dan kuda hitam West Ham United, kali ini saya akan membahas Chelsea dan Everton. 

Chelsea

Pra musim Chelsea dilalui dengan hasil 2 kemenangan dan 2 kekalahan. Tidak impresif. No matter, karena pra musim memang tidak bisa dijadikan patokan. Saat pra musim, Conte, seperti juga pelatih-pelatih lain, mencoba-coba beberapa formasi dan line up yang berbeda. Hanya Community Shield yang bisa memberi gambaran kekuatan Chelsea musim depan. By the way, itupun tidak sepenuhnya, karena gambaran kekuatan tim-tim EPL pada umumnya baru menjadi terang benderang setelah sekitar 5 pertandingan awal musim. Nah, Community Shield memang dimenangkan Arsenal lewat adu penalti yang untuk pertama kalinya menggunakan format ABBA, namun Chelsea tampil solid. Kalau Pedro tidak diganjar kartu merah mungkin hasil akhir akan berbeda. Secara khusus pertahanan Chelsea saya prediksi akan semakin kokoh musim ini. Didatangkannya  Ruediger, center back timnas Jerman yang sedang naik daun, dan gelandang Bakayoko dari Monaco seharusnya bisa membuat pertahanan Chelsea yang sudah sangat baik menjadi super baik. 


Hengkangnya Matic ke MU patut disayangkan. Namun dalam diri Bakayoko telah dihadirkan pengganti yang diharapkan akan lebih baik dari Matic. Pemain yang oleh pelatih timnas Perancis, Deschamps, dipuji sebagai "pemain tengah komplit" ini, musim lalu masuk daftar best XI Champions League berkat performanya yang super bersama AS Monaco. Memang Bakayako bukanlah seorang midfielder yang haus gol, namun kualitas nya sebagai penyeimbang lini tengah tidak perlu diragukan lagi. 

Sayang Costa tidak mau/tidak bisa dipertahankan. Tapi mirip dengan sikon Matic, Chelsea telah siap dengan pengganti yang minimal setara dengan Costa. Memang striker incaran utama, Lukaku, gagal didapatkan,  namun Morata bukan striker sembarangan. Bersama Real Madrid musim lalu ia bermain 26 kali dan mencetak 15 gol. Bersama timnas Spanyol, Morata tampil 20 kali dan mencetak 9 gol. Not bad!   

Musim depan memang tidak akan mudah bagi Chelsea. Pemain-pemain baru yang diharapakan menjadi andalan  masih harus beradaptasi. Secara statistik, juara bertahan jarang sekali bisa mempertahankan mahkota juara (hanya Chelsea dan MU yang pernah memepertahan mahkota juara EPL). Biasanya yang terjadi adalah sang juara meraih runner up pada musim berikutnya. Will this also happen to Chelsea? Let's see.

Everton

Secara mengejutkan Everton menggelontor 98 juta Euro pada musim panas ini guna mendapatkan 6 pemain baru. Itu belum termasuk beberapa pemain baru lainya yang berstatus free transfer, termasuk diantaranya Rooney. 

Yes, the lost son is back home; Rooney telah kembali ke Goodison Park. 

Saya berharap banyak pada Rooney musim ini. Kemungkinan Rooney mengalami "second spring" (baca: masa kejayaan yang kedua) sangat mungkin terjadi di Everton. Disana ia sangat "diajeni", kalau orang Jawa bilang. Di MU Rooney mungkin sudah habis, tapi di Everton belum. Let's see if I'm right. 

Total ada 15 pemain keluar musim panas ini, termasuk super transfer ke MU; Lukaku seharga 75 juta Pounds. Dari uang Lukaku inilah Everton lalu menggila di bursa transfer. 11 pemain ditarik masuk, diantaranya, selain Rooney, Davy Klaassen, attacking mid asal Ajax, dan penjaga gawang Pickford asal Sunderland. 

Wajah Everton berubah total musim depan. Sebagai tim yang sedang mengalami masa perombakan memang sulit untuk diharapkan menjadi kuda hitam. Tapi kalau saja adaptasi berjalan dengan mulus dibawah pelatih yang sangat berkelas, Koeman, maka Everton bisa berbicara banyak musim ini. 

Part ke 3 sekaligus terakhir akan segera menyusul.


Salam Super Soccer,

@coachtimo

TIMO

Timo Scheunmann adalah pelatih sepakbola asal Jerman yang lahir di Indonesia. Saat ini ia melatih di Periba Balikpapan..