Antara Pergi dan Tidak, Mourinho Bikin Memphis Depay Dilema

Minta bertahan

Memphis Depay benar-benar di persimpangan jalan. Ingin pergi, namun ada janji manis yang diucapkan Jose Mourinho, pelatihnya. Mourinho berharap Memphis bertahan bersama Manchester United.

"Saya senang jika dia memutuskan bertahan, karena dia memang seorang pemain yang hebat," kata Mourinho, dilansir  ESPN.

Old Trafford bukan lagi "Tanah Perjanjian" bagi Memphis. Mimpi besarnya untuk sukses bersama The Red Devils ternyata tak kesampaian, sejak memutuskan hengkang dari klub lamanya, PSV Eindhoven pada 2015.

Memphis diboyong ke Old Trafford oleh pelatih MU sebelumnya, yang juga asal Belanda, Louis van Gaal. Memphis disebut-sebut akan menjadi salah satu pemain bintang yang bersinar di Premier League, seperti yang ditorehnya di Eredivisie, dimana dirinya begitu buas dalam hal mencetak gol.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Sayang beribu sayang, Memphis gagal bersinar. Bahkan sampai kedatangan Mourinho, suksesor Van Gaal. Musim 2016/2017, Memphis hanya mendapat kesempatan delapan laga di semua ajang, lima di antaranya sebagai pemain cadangan.

Tak jelasnya masa depan membuat Memphis berniat hengkang. Kebetulan, sejumlah klub berminat ingin memakai jasa penyerang berusia 23 tahun itu. MU pun siap melepas, kendati Memphis masih mengantongi kontrak sampai  30 Juni 2019.

Gencar diwartakan, ini adalah masa-masa terakhir Memphis. Dia siap angkat koper pada bursa transfer Januari 2017.

Tapi Mourinho mengeluarkan pernyataan yang membuat Memphis merasa dilema. Di satu sisi dia ingin sekali membuka lembaran baru, akan tetapi di sisi lain Mourinho terkesan masih mengharapkannya.

Diakui Mourinho, dia tak bisa menahan Memphis untuk pergi. Soalnya, manajemen sudah memberi tahu The Spesial One bahwa para petinggi sudah memberi lampu hijau kepada Memphis.

"Sudah ada kesepakatan, kalau Memphis akan pergi. Saya tentu saja tak bisa menahan," kata Mourinho. "Namun jika dia memutuskan bertahan, masih banyak pertandingan yang akan saya berikan kepadanya," imbuh pelatih berkebangsaan Portugal.

Yang pasti, Mourinho tak bisa memastikan Memphis masuk skuat utama. Pasalnya, MU punya banyak stok pemain di posisi Memphis. "Itulah yang membuat saya selama ini tak bisa memberi kepastian kepada semua pemain," tandas Mourinho.

Hingga pekan ke-20, MU masih tertahan di posisi keenam klasemen sementara Premier League 2016/2017. Terpaut 10 angka dari sang pemuncak, Chelsea, 39 : 49. Butuh kerja ekstra keras untuk mengejar ketinggalan, sekaligus menjaga peluang juara.

MU, pelan namun pasti, mampu bangkit dari keterpurukan dan itu begitu sangat menyenangkan bagi pelatih, pemain, terlebih fans. Setan Merah sukses meraup lima kemenangan beruntun dan tentu saja mereka belum mau berhenti. Belum tahu, apakah perjuangan MU dengan atau tanpa Memphis. Hanya Mourinho yang tahu, soalnya.