Berita Bola Terbaru, Berita Liga Inggris, Indonesia, dan lainnya hanya di Supersoccer.co.id » , Berita , Liga Inggris » Arsenal vs Preston North End, Tentang Kelelahan dan The Invincibles

Arsenal vs Preston North End, Tentang Kelelahan dan The Invincibles

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion, 
 
Arsenal akan memulai pertandingan pertamanya di Piala FA dengan bertandang ke Deepdale, kandang Preston North End pada Minggu (8/1) dini hari WIB. Dalam pertandingan babak ketiga Piala FA tersebut, sejumlah pemain utama Arsenal kemungkinan besar tidak turun.
 
Sebelumnya, manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengeluhkan jadwal timnya yang terbilang padat. Ia pun mengkambinghitamkan jadwal tersebut dengan hasil timnya yang cuma meraih hasil imbang 3-3 saat bertandang ke Vitality Stadium, kandang AFC Bournemouth pekan lalu.
 
Arsenal tak akan menurunkan Mesut Oezil yang masih cedera. Selain itu Alexis Sanchez dan Laurent Koscielny pun dipercaya tak akan diturunkan dalam pertandingan tersebut. Sebelumnya, kala melawan Crystal Palace, Wenger pun bingung untuk menyiapkan pemain yang diturunkan karena para pemainnya tidak fit.
 
Mengistirahatkan pemain utama kala melawan Preston sebenarnya akan memberikan dampak positif bagi Arsenal yang meraih hasil positif di festive period. Namun, kalau dilihat dari jadwal, Arsenal masih punya waktu sepekan sebelum bertandang ke Swansea. Artinya, menurunkan pemain utama pun, kecil risikonya kelelahan akan menghampiri mereka saat melawan Swansea sepekan kemudian.
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
 
Nama Hector Bellerin kemungkinan tetap akan memperkuat sisi kanan pertahanan Arsenal. Penampilan Bellerin kala melawan AFC Bournemouth bisa dibilang buruk. Pertandingan melawan Preston akan menjadi pembuktian apakah Bellerin masih layak mengawal pertahanan Arsenal.
 
Di sisi lain,Wenger kemungkinan mencadangkan Alexis Sanchez yang selalu bermain di 20 pertandingan Premier League. Pemain berkebangsaan Chile tersebut memang selalu tampil dengan determinasi tinggi. Namun, Sanchez jelas bukan robot--yang bahkan robot sekalipun perlu istirahat.
 
Salah satu pemain yang menarik untuk disoroti tentu Olivier Giroud. Pemain berkebangsaan Prancis tersebut memang baru bermain selama 440 menit, tapi ia sudah mencetak enam gol. Penampilan menanjak Giroud, ditunjang dengan penampilan Lucas Perez yang di pertandingan melawan Bournemouth mencetak satu gol. Perez kemungkinan akan diturunkan sejak menit awal di sisi kanan Arsenal.
 
Kenangan Masa Lalu
 
Pertandingan Arsenal melawan Preston menjadi yang pertama sejak 17 tahun lalu. Terakhir kali mereka bertemu pada 4 Januari 1999. Momennya sama seperti saat ini yakni di babak ketiga Piala FA. Kala itu, Arsenal yang tandang ke Deepdale menang dengan skor 4-2. Total, kedua kesebelasan bertemu 80 kali di mana Arsenal menang 35 kali dan seri 19 kali.
 
Di luar persoalan teknis, sebenarnya ada satu hal yang membuat Arsenal dan Preston terkoneksi. Hal tersebut yakni gelar prestisius yang tak bisa diraih kesebelasan lain di Premier League: menjadi juara tanpa kekalahan!
 
Arsenal dan Preston adalah satu-satunya kesebelasan yang pernah juara Premier League tanpa kekalahan; Preston bahkan tak terkalahkan pula di Piala FA. Preston melakukannya pada musim 1888/1889, sementara Arsenal pada 2003/2004.
 
Preston kala itu adalah kesebelasan yang amat disegani. Gelar juara pada 1888/1889 menjadikannya sebagai kesebelasan juara tak terkalahkan pertama, sekaligus menjadi satu-satunya kesebelasan yang meraih double dengan gelar The Invincible.
 
Pada 2008, Preston membangun tribun khusus bernama "The Invincibles Pavilion" sebagai penghormatan. Sebelumnya, Stadion Deepdale menjadi museum sepakbola Inggris sebelum dipindahkan pada 2010 ke Manchester.
 
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
 
Banyak yang bilang kalau Invincibles-nya Preston terjadi saat kualitas kesebelasan lain yang amat timpang, sehingga nama Preston pun tidak melambung. Hal berbeda justru terjadi pada Arsenal yang menjuarai liga saat kesebelasan lain seperti Manchester United, Chelsea, dan Liverpool, punya skuat yang amat bagus.
 
Sebelumnya, Arsenal meraih gelar juara pada 2001/2002. Banyak yang menyebut Arsenal kala itu sebagai The Invincible. Namun, Tim Rich dari The Guardian mengejek julukan tersebut. 
 
"Invincibles, mereka menyebut tim yang melewati musim tanpa kalah waktu tandang, meskipun kata ini kelewat jauh kalau disandingkan antara Arsenal pada 2002 dengan yang dilakukan Prestom pada 1888/1889," tulis Rich.
 
Arsenal memang tidak pernah kalah saat tandang di musim 2001/2002. Namun, mereka kalah tiga kali di Highbury. Hasil ini langsung dipandang positif oleh Arsene Wenger yang ingin mendominasi sepakbola Inggris. Apalagi gelar tersebut diraih saat menang 1-0 atas sang juara bertahan, Manchester United.
 
"Kami ingin malam ini menjadi pergeseran kekuasaan dan kami ingin membawa trofi itu kembali ke Highbury. Ini amat fantastis untuk menang di sini karena mereka adalah kesebelasan yang ingin kami kalahkan. Mereka adalah kesebelasan yang mendominasi sepakbola Inggris selama tiga tahun terakhir," kata Wenger kepada BBC waktu itu.
 
Mimpi Wenger tak terjadi pada musim selanjutnya karena justru United yang meraih gelar juara. Namun, mimpi itu berubah menjadi amat menyenangkan pada musim 2003/2004.
 
Start bagus di awal musim dengan empat kemenangan beruntun membuat Wenger menjadi optimis: "Bukan hal yang tak mungkin saat AC Milan melakukannya tapi aku tak mengerti mengapa bicara soal Invincible itu mengejutkan banyak orang. Apakah Manchester United, Liverpool, atau Chelsea, pun tak pernah memimpikannya? Mereka juga sama. Mereka tidak bilang (ingin juara dengan tak terkalahkan) karena mereka takut terlihat aneh. Namun, tak ada yang aneh dalam pekerjaan ini karena semuanya bisa terjadi."
 
Ucapan Wenger itu benarlah terbukti. Di akhir musim, Arsenal sudah meraih gelar tanpa terkalahkan. Alhasil julukan The Invincible pun melekat pada Arsenal. Hingga saat ini, di Inggris, hanya Arsenal dan Preston yang punya gelar tersebut. Dan keduanya akan bertemu di babak ketiga Piala FA.
 

FA Cup babak ketiga akan ditayangkan secara live dan ekslusif hanya di Supersoccer TV. Dapatkan akses menyaksikan pertandingan-pertandingan babak ketiga FA Cup dengan mendaftar di Supersoccer TV (klik di sini).

Dapatkan juga kesempatan menonton pertandingan FA Cup langsung di Inggris, dengan menjadi member Premium atau ultimate Supersoccer TV. Cek infonya di web atau aplikasi Supersoccer (klik di sini).

 
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
 
 
 
berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,