Liverpool vs Southampton: Duel Bumi dan Langit

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Segalanya menjadi serba dilematis buat Liverpool pada musim ini. Selain di Premier League, Liverpool pun masih mengikuti tiga kompetisi yakni Piala FA dan EFL Cup. Di ketiga kompetisi tersebut, Liverpool masih memungkinkan untuk meraih gelar juara.

Premier League tentu menjadi prioritas utama The Reds. Saat ini, Roberto Firmino dan kolega menguntit Chelsea di peringkat kedua dengan jarak lima poin. Asalkan tampil konsisten dan tidak terpeleset di akhir musim, Liverpool bisa saja menggenggam trofi Premier League pertama mereka. Namun, tentu ini bukan tugas mudah. Pasalnya, Chelsea pun tengah ada dalam puncak performa meski pekan lalu kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Sementara itu, EFL Cup memberikan The Reds kemudahan dalam meraih gelar. Terlebih, saat ini Liverpool telah mencapai babak semifinal yang berarti tinggal selangkah lagi buat mereka untuk mengangkat piala.

Lawan Liverpool di babak semifinal bukanlah lawan yang enteng. Southampton musim ini ditangani pelatih berkebangsaan Prancis, Claude Puel, yang menggantikan Ronald Koeman yang hijrah ke Everton. Di tabel klasemen Premier League, The Saints menempati peringkat ke-10 dengan berjarak 20 poin dari Liverpool. 

Meskipun jaraknya terbilang jauh, tapi Southampton jelas bukan lawan yang enteng. Mereka tengah mengalami penurunan performa di tiga pertandingan terakhir. Andai mereka menyapu bersih tiga pertandingan tersebut, mereka akan bertengger di peringkat ketujuh, di bawah Manchester United dengan selisih satu poin.

Buruknya Efektivitas Serangan Southampton

Sepanjang 20 pertandingan di Premier League, Southampton cuma mencetak 19 gol dan kebobolan 25 gol. Jumlah mencetak gol ini merupakan yang paling sedikit ketiga di Premier League setelah Middlesbrough dan Hull City dengan 17 gol.

Jumlah gol yang sedikit ini jelas menjadi masalah. Pasalnya, ini memengaruhi bagaimana Southampton itu bermain. Catatan ini hampir mirip dengan Manchester United yang memang buruk dalam penyelesaian akhir.

Southampton rata-rata melepaskan 14,6 attemps di tiap pertandingan atau yang terbanyak ketujuh di liga. Tapi jumlah gol mereka jauh di bawah Crystal Palace yang melepaskan rata-rata 12,2 attemps tapi berhasil mencetak 30 gol.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

 Apa yang terjadi pada Southampton sebenarnya tak lepas dari bagaimana mereka terlalu membebankan urusan mencetak gol kepada penyerang. Sementara itu, Puel seperti tak punya ujung tombak tetap. Charlie Austin, Shane Long, dan Jay Rodriguez, sempat dipasang. Namun, tak ada dari ketiganya yang menembus lebih dari 900 menit bermain.

Pos penyerangan Southampton biasanya dihuni oleh Austin yang kini telah mencetak enam gol, atau yang terbanyak di klub. Austin diapit oleh Nathan Redmond dan Dusan Tadic. Seperti yang kita tahu, Austin bukanlah penyerang versatile yang punya kemampuan menjalani banyak peran. Dengan tubuh tinggi, kemampuan utama Austin adalah menahan bola dan menyongsong bola lewat sundulan. Namun, dalam hal menjemput bola, atau bermain di depan kotak penalti, sepertinya bukan tipe utama Austin.

Hal ini memudahkan lini pertahanan lawan untuk membaca arah serangan Southampton. Dengan menahan Austin tetap menjauh dari kotak penalti, Southampton pun akan kesulitan untuk mencetak gol.

Mengelola Ketajaman Liverpool

Saat membandingkan Liverpool dengan Southampton dalam hal mencetak gol, keduanya bagaikan bumi dan langit. Saat Southampton baru mencetak 19 gol di liga, Liverpool melesat menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dengan 48 gol.

Menanjaknya penampilan Liverpool tak lepas dari tajamnya trio penyerang mereka; Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Philipe Coutinho. Total, ketiganya sudah mencetak 20 gol untuk Liverpool. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan Southampton yang trio penyerangnya terbilang mandul.

Selain trio penyerang, Liverpool juga memiliki gelandang yang tak kalah tajam seperti Adam Lallana dan James Millner. Perpaduan para pemain tersebut sudah menjadi jaminan mutu bagi lini serang The Reds.

Liverpool bukannya tanpa celah. Permainan mereka terbilang menurun saat menjalani jadwal yang padat. Setelah menang meyakinkan 4-1 dari Stoke City dan 1-0 atas lawan berat, Manchester City, Liverpool justru ditahan imbang Sunderland 2-2. Lalu, pada pekan lalu, Liverpool yang diperkuat para pemain cadangan, tak bisa mencetak gol saat bertahan ke kesebelasan divisi keempat, Plymouth. Mereka pun mesti menyiapkan partai replay, yang sudah pasti mengurangi jadwal pemulihan.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Juergen Klopp sejatinya menerapkan apa yang dilakukan Claudio Ranieri pada Leicester City musim lalu. Ranieri hampir tak pernah mengganti para pemain utamanya. Hal ini juga dilakukan Klopp pada musim ini. Sebanyak 12 pemain tampil di atas 900 menit. Sembilan di antaranya bermain lebih dari 1000 menit.

Hal ini jelas positif untuk membangung kerja sama tim. Namun, hal ini akan berdampak negatif bagi para pemain cadangan yang kualitas dan pengalaman bertandingnya tidak sebanyak pemain utama.

Menurunkan pemain cadangan di pertandingan melawan Southampton akan menjadi pilihan logis bagi Klopp apabila The Reds ingin fokus di liga. Namun, bukan tidak mungkin pula Liverpool kembali dipermalukan dua kali beruntun dengan menyerah dari kesebelasan yang di atas kertas ada di bawah.

Lantas, bagaimana Klopp akan menghadapi Southampton pada Kamis (12/1) esok? Saksikan tayangan selengkapnya hanya di Supersoccer TV.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,