Rencana Klopp Demi Menjuarai EPL

Klopp, Liverpool, dan segenap fans The Reds serasa mandi air panas lalu mendadak diguyur air dingin. Setelah berhasil menang 1-0 melawan Manchester City, Liverpool hanya bermain seri 2-2 melawan tim papan bawah, Sunderland. Memang, Liverpool musim ini kembali mengulang kebiasaan lama; menang lawan tim-tim besar (City, Everton, Arsenal, dan Chelsea), namun kalah ataupun seri melawan tim-tim papan bawah (kalah vs Burnley dan Bournemouth, serta seri vs West Ham dan Sunderland). Jelas keanehan ini harus diperbaiki Klopp apabila ia ingin menghantarkan Liverpool juara EPL setelah puasa gelar selama 26 tahun.


Mane will be missed!
Hasil seri melawan sunderland sekaligus memperlihatkan kelemahan Liverpool dalam hal kedalaman squad. Terlihat Klopp bingung melakukan pergantian pemain dikarenakan kurangnya alternatif bekualitas tinggi di bangku cadangan. Masalah ini diperbesar dengan perginya Sadio Mane yang memperkuat timnas Senegal di Africa Cup. Kejuaraan Afrika ini akan berlangsung hingga 5 Februari, yang artinya Sane tidak bisa memperkuat Liverpool dalam 2 pertandingan semifinal League Cup dan pertandingan big match EPL melawan Chelsea dan Manchester United. Oh no!


Sebuah info yang sangat menarik sekaligus agak gila berhasil saya dapatkan dari majalah Sport Bild. Majalah olah raga terbesar Eropa ini mengabarkan Klopp tidak membiarkan Sane pergi seorang diri menuju Africa Cup di Gabon. Liverpool menggunakan jasa ex fisio mereka, Dave Galley, untuk mengawal dan memperhatikan kebugaran Mane selama di Gabon. Gila gak? Mane dikasih fisio pribadi. Itu semua dilakukan Klopp demi memastikan Mane kembali ke Liverpool dalam keadaan bugar.


Sedemikian pentingnya seorang Mane bagi Liverpool!


Klopp harus bertindak
Selain usaha memproteksi Mane, Klopp sudah seharusnya melakukan shopping pemain. Kabarnya pihak pengurus Liverpool telah menyetujui sekitar 50 juta Euro untuk belanja pemain.

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,
Agak sulit memang mendapatkan pemain berkualitas di pertengahan musim. Walau demikian Liverpool dikabarkan mendekati Julian Brandt (20 tahun), talenta muda top dunia asal Leverkusen. Asal harga cocok (baca: setinggi langit) Leverkusen bersedia melepas Brandt. Selain itu Klopp sangat menyukai Oxlade Chamberlain (23 tahun), winger Arsenal. Harga Chamberlain (35 juta Euro) masih dibawah budget yang dimiliki Klopp. Pemain asal Brasil yang bermain untuk Inter Milan, Gabriel Barbosa, juga sedang didekati. Pemain ini bahkan 5 juta Euro lebih murah ketimbang Chamberlain.


Semua masih berbau spekulasi. Yang pasti, Klopp mengatakan bahwa Liverpool memang sangat mewaspadai transfer market dan mencari pemain yang bisa membantu Liverpool saat ini juga. Namun Klopp juga menegaskan tidak akan  memaksakan diri dan lebih memilih menunggu hingga musim panas apabila pemain yang cocok utuk Liverpool tidak bisa didapatkan.


Harapan fans Liverpool
Fans Liverpool tentu sangat berharap Liverpool bisa mendapatkan pemain yang bisa memberikan alternatif bagi Klopp di saat-saat pemain utama mengalami kebuntuan atau masalah kebugaran. Fans juga tentu berharap performa Liverpool bisa menjadi lebih stabil, sehingga fans tidak perlu lagi deg-degan saat tim kesayangannya bermain melawan tim-tim papan bawah. Dan yang terakhir, fans berharap lini belakang Liverpool bisa membaik di paruh kedua ini. Ingat, tidak ada tim yang lemah pertahanannya mampu menjuarai EPL. Leicester City musim lalu berhasil tampil sebagai juara karena di tengah jalan mampu memperbaiki kinerja pertahanan. Alasan yang sama juga menghantarkan Chelsea ke puncak klasmen sementara EPL; pertahanan yang solid.


Liverpool needs to remedy that in order to reach their dream; become EPL champion once again.


Salam Super Soccer,
@coachtimo

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,