bagaimana-mungkin-mu-tampa-rojo-dan-ibra

BAGAIMANA MUNGKIN MU TANPA ROJO DAN IBRA?


Oleh: Samuel Bukti

Senang, tapi juga nelangsa. Sukses Manchester United melaju ke babak semifinal Liga Europa 2016/2017 setelah mengalahkan  Anderlecht 2-1 dalam leg kedua perempat final di Old Trafford, Jumat (21/4) dini hari WIB, meninggalkan kesedihan di hati Jose Mourinho, sang arsitek tim.

Apa pasal?

Dua pemain andalannya,  Zlatan Ibrahimovic dan Marcos Rojo, dibekap cedera dan besar kemungkinan tak bisa tampil pada pertandingan selanjutnya.

"Sepertinya bukan cedera ringan. Tapi saya berharap tak terjadi apa-apa. Saya menunggu informasi mengenai mereka," kata Mourinho, dilansir situs resmi Manchester United.

Ibrahimovic, juga Rojo, masuk starting XI. Hanya saja, Rojo tak bisa meneruskan tugasnya dan ditarik keluar pada menit ke-23. Dia digantikan Daley Blind. Sementara, Ibrahimovic, menepi pada menit ke-90 atau di masa injury time. Eks tombak Paris Saint Germain (PSG) itu digantikan Anthony Martial.

The Spesial One harus putar otak, mengingat Ibrahimovic dan Rojo nyaris tak tergantikan dalam sejumlah laga krusial. Sebelumnya, dua pemain The Red Devils lainnya,  Chris Smalling dan Phil Jones, juga sedang menjalani pemulihan pasca-cedera.

"Terkait kondisi  Zlatan Ibrahimovic dan Marcos Rojo, perasaan saya tidak enak. Namun dalam waktu dekat saya akan bisa mengetahui kondisi mereka yang sesungguhnya," kata Mourinho.

Baik  Ibrahimovic, maupun Rojo, punya andil besar di balik kemenangan Setan Merah. Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari pendukung setianya unggul lebih dulu pada menit ke-10 via gol pemain berkebangsaan Armenia, Henrik Mkhitaryan.

Anderlecht sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat aksi Sofiane Hanni pada menit ke-32. Setan Merah akhirnya menyudahi perlawanan Anderlech dengan skor akhir 2-1 berkat gol Marcus Rashford pada menit ke-107.

Ibrahimovic bergabung dengan MU jelang bergulirnya musim 2016/2017. Bomber asal Swedia itu tak butuh waktu lama untuk memesona hati Mourinho dan publik  Theatre Of Dreams. Dia tampil sebagai mesin gol utama dan menjadi kesayangan Mourinho.

Rojo, 27 tahun, lebih lama dari Ibrahimovic. Pemilik paspor Argentina itu diboyong dari Sporting CP pada 2014. Mengalami pasang surut, kini Rojo mendapat kepercayaan penuh dari Mourinho sebagai pilar penting di lini belakang.