menerka-wajah-baru-timnas-jerman

MENERKA WAJAH BARU TIMNAS JERMAN

U21 Jerman baru saja mengalahkan Spanyol 1-0 di final Piala Eropa U21. Senior mereka, berhasil melangkah ke partai final Confed Cup walau tanpa diperkuat pemain-pemain inti. Dunia terheran-heran. Loew pun dipuji setinggi langit. Tulisan terakhir saya membahas soal kecerdikan Loew yang memutuskan mengistirahatkan para pemain inti. Sebuah win-win-win situation terjadi. Pemain inti senang karena mendapatkan kesempatan berlibur, pemain muda senang karena mendapatkan kesempatan, serta penonton terhibur menyaksikan timnas Jerman yang walau terlihat asing namun bermain dengan penuh semangat. Legenda Jerman, Lothar Matthaeus, memuji tim muda ini; "Saya belum pernah melihat timnas Jerman bermain sedisiplin ini. Saat kehilangan bola dengan cepat semua pemain bergerak ke posisi di belakang bola." 

Kini Loew menjadi pusing. Semua pemain Jerman bermain bagus, lalu bagaimana dong? 


Sebuah konstelasi super menarik sedang terjadi di dalam kubu Jerman. Ada sekitar 40 an pemain bertalenta super yang layak mendapatkan menit bermain di timnas Jerman. Begitu banyak "no name palyer" yang menyodok naik sehingga banyak pemain senior layak mengkhawatirkan posisi mereka. No doubt, wajah timnas Jerman akan banyak berubah di Piala Dunia yang akan datang. Walau tidak gampang saya tertarik untuk menerka-nerka seperti apa wajah timnas Jerman ke depan. 

Untuk posisi penjaga gawang Neuer masih tidak tergantikan. Posisi penjaga gawang cadangan untuk saat ini hanya aman untuk ter Stegen. Satu lagi posisi penjaga gawang diperbutkan  Kevin Trapp, Ralf Faermahn, Bernd Leno, dan Timo Horn. Leno memang tampil kurang impresif di laga perdana Confed Cup melawan Australia (dua blunder), namun kans Leno tetap besar mengingat ia memiliki keahlian menahan tendangan penalti. Sebuah kemampuan yang cukup berarti dalam fase play off sebuah turnamen. 

Untuk posisi center back Hummels dan Boteng cukup aman. Sule dan Ruediger, walau tampil impresif sepertinya hanya akan menjadi pelapis. Mereka berharap Loew akan terus bermain dengan 3 center back. Yang menarik, posisi Mustafi untuk saat ini goyang. Ia harus tampil impresif bersama Arsenal musim depan untuk mendapatkan posisinya kembali. 

Di tengah Kross tidak tergantikan. Namun tandem Kross menjadi tanda tanya besar. Khedira sepertinya akan tergeser oleh Leon Goretzka. Pemain asal Bochum yang sejak 2013 bermain untuk Schalke ini layak menyandang status shooting star bersama Timo Werner dalam Confed Cup di Rusia. Dibeli seharga 4,5 juta Euro, Schalke kini mematok harga 23 juta Euro untuk Goretzka. Dan itu harga sebelum Confed Cup. Kini Bayern tertarik meminangnya. Goretzka pun pusing mengingat ia pasti bermain di Schalke namun di sisi lain kans bersaingnya di tim Bayern Muenchen juga cukup bagus. Julian Brandt dan Emre Can terus menempel ketat namun untuk saat ini Goreztka menempati "pole position".

Untuk posisi gelandang serang posisi Oezil sangat terancam. Ada Stindl dan juga Mueller, Demiraby, dan Draxler yang bisa bermain di posisi ini secara lebih agresif ketimbang Oezil. Di sayap bagian depan posisi Mueller juga terancam oleh Timo Werner, Reus, Draxler, Sane, Benjamin Henrichs, ataupun Lars Stindl. Sepertinya sudah tidak ada tempat lagi untuk Goetze dan Schuerrle, kecuali mereka tiba-tiba bermain luar biasa musim depan. Pemanggilan Younes dan Gnarby kemungkinan masih harus menunggu hingga pasca piala dunia mendatang. Keduanya tidak jelek namun kemungkinan besar mereka masih harus bersabar, kecuali ada pemain setipe yang mengalami cidera. 

Untuk posisi real nine Gomez bersaing ketat dengan Sandro Wagner. Form terakhir keduanya sesaat sebelum piala dunia 2018 berlangsung akan menjadi penentu bagi keduanya. Namun Jerman belum tentu bermain dengan real nine di depan. Kecepatan Timo Werner bisa saja menjadi pertimbangan bagi Loew bermain dengan tipe pemain false nine di depan. Apalagi kalau Mueller berhasil menemukan performa terbaiknya, sangat mungkin Mueller ditandemkan dengan Werner dan Draxler/Sane/Reus di depan. Situasi yang tidak menguntungkan bagi Wagner maupun Gomez. Prediksi saya salah satu diantara keduanya hanya akan masuk di saat-saat tertentu sebagai pemecah kebuntuan. 

Bottom line, untuk saat ini, Kimmich, Goretzka, Stindl, Timo Werner, Wagner, dan Draxler adalah pemenang-pemenang persaingan ketat di kubu Jerman. Goetze, Schuerrle, Oezil, Mustafi, Gomez, dan Khedira harus berjuang extra keras untuk mendapatkan tempat di piala dunia 2018. 

Gila, overload memang talenta yang dimiliki Jerman saat ini! Semuanya tidak datang secara kebetulan. Semuanya adalah hasil kerja keras yang sistimatis dan konsisten ala DFB. Alhasil generasi emas demi generasi  emas terus saja diciptakan. World beware. 


Salam Super Soccer,

@coachtimo