Federico Bernardeschi dan Kebanggaan Sebagai Nomor 10

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Oleh: Handy Fernandy

Federico Bernardeschi kembali membuat sensasi. Golnya di ujung babak pertama membawa Fiorentina menang tipis 1-0 atas tuan rumah Borussia M'Gladbach di lanjutan leg pertama babak 32 besar Liga Europa.

Gol semata wayang tersebut dicetak oleh pemain yang baru berusia 23 tahun tersebut melalui tendangan freekick indah ke pojok kiri atas gawang M'Gladbach  yang tak mampu diantisipasi oleh Yann Sommer. Bahkan gol Bernardeschi ini bisa masuk dalam goal of the week.

Kemenangan ini tentunya menjadi modal berharga bagi La Viola pada pertemuan kedua nanti, tepatnya pada 24 Februari 2017 mendatang. Terlebih mereka akan bermain di hadapan pendukugnya sendiri.  

Pemain jebolan akademi Primavera Fiorentina tersebut sudah mencetak 13 gol di musim 2016/2017 ini di semua kompetisi yang diikuti. Torehan tersebut membuat dirinya tampil sebagai pencetak gol terbanyak kedua di klub asal Florence ini, hanya kalah satu gol dari penyerang andalan mereka, Nikola Kalinic.

Suburnya pemain yang sempat dipinjamkan ke klub Serie B, Crotone, ini sedikit banyak lantaran kecerdasan Paulo Sousa yang mengubah posisi natural Bernardeschi sebagai winger ini menjadi lebih maju alias berada di posisi belakang striker utama. 

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Hal ini pun disuarakan oleh salah seorang legenda sepak bola Italia, Francesco Graziani. Ia begitu terkesan dengan ketajaman Bernardeschi. Sebagai salah satu legenda Fiorentina, Graziani pun ikut menyarankan Sousa untuk lebih sering memasang pemain kelahiran Carrara ini sebagai penyerang alternatif lantaran bila bermain sebagai sayap, kondisi fisik Bernardeschi dinilai tidak cocok.

"Menurut saya, sayap kanan harus diisi (Christian) Tello, sementara Bernardeschi di belakang striker. Dia kurang produktif sebagai pemain sayap," kata Graziani.

Pujian lain juga datang dari Gianni Rivera, legenda sepak bola Italia yang pernah meraih gelar pemain terbaik Eropa tahun 1969 ini mengaku sebagai fan berat wonderkids asal Stadio Artemio Franchi. Kehadiran Bernardeschi di Serie A menurutnya menumbhkan harapan bahwa generasi emas Italia telah hadir dan tentunya masa depan Gli Azzurri—julukan Tim Nasional (Timnas) Italia—bakal cerah.

"Bernardeschi? Sebuah paket kejutan. Itu menunjukkan jika sektor jenjang muda di Italia masih bekerja. Dia akan menjadi teladan inspiratif," ungkap Rivera.

Musim ini Bernardeschi memang merupakan pemain yang cukup banyak diberikan kesempatan untuk tampil bagi Gigliati sejauh ini. Pasalnya, pemain yang mencetak 12 gol dari 39 pertandingan bersama Crotene pada musim 2013/2014 lalu  ini bisa bermain di tiga posisi berbeda, yakni sebagai sayap kanan, sayap kiri, dan second striker. Total ia sudah bermain bagi Fiorentina sebanyak 32 kali di semua ajang tanpa sekalipun absen. Bahkan catatan tersebut lebih banyak dari Ciprian Tatarusanu, kiper andalan La Viola yang tampil sebanyak 30 kali musim ini.

Kelebihannya bermain di banyak posisi bukanlah sesuatu yang mengherankan. Hal ini lantaran kemampuannya dalam positioning dan membaca permainan sudah berada di atas rata-rata bila dibandingkan pemain seusianya. Bahkan pemain yang memiliki tendangan kaki kiri yang dahsyat ini telah dijuluki The Next Francesco Totti.

Penampilan apiknya sejauh ini tentunya menggoda klub-klub besar Eropa untuk mendatangkan pemain yang sudah menjalani caps sebanyak 7 pertandingan bagi Timnas Italia. Namun, nampaknya manajemen Fiorentina bisa bernafas lega lantaran sang pemain masih ingin terus membaktikan masa kontraknya dengan jangka waktu yang panjang. 

“Masa depan saya? Saya jatuh cinta dengan warna unggu di seragam ini” tegas Bernardeschi. 

Menarik melihat pemain yang menggenakan nomor punggung 10 di Fiorentina ini bisa menjadi legenda klub seperti Giancarlo Antognoni, Roberto Baggio dan Rui Costa.

"Memakai nomor punggung 10 adalah sumber kebanggaan. Saya ingin memakainya dengan bangga tanpa rasa takut," kata Bernardeschi.

Pekan ini, Bernadeschi akan kembali berkesempatan untuk membuktikan kemampuannya saat membela Fiorentina melawan AC Milan di pekan ke-25 Liga Italia Serie A. Pertandingan ini bisa anda saksikan secara langsung dan ekslusif, hanya di Supersoccer TV (klik di sini untuk mendaftar).

 VIDEO: Player Profile - Bernadeschiberita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,